Seperti matahari, selalu datang dari ufuk timur lalu pergi diufuk barat menyisa kelam dimayapada. Seperti bulan, berganti rupa menjadi purnama lalu sabit lagi dan akhirnya menjadi bulan mati.
Seperti itulah kurasa kepada kehadiran kalian. Datang membawa mimpi, lalu pergi tiada menyisa jejak. Dimanakah kalian kini? Kuulur tangan suci karena rasa cintaku dari balik bilik hati persahabatan.
(Pondok malino jaya. 22 februari 2008)09:17 am

Tidak ada komentar:
Posting Komentar