Senin, 28 Juli 2008

Kudengar

Kudengar merdu sang biduan mendendangkan lirik dan nada. Kudengar kicau sang punai girang tersiram cahya sang pagi. Bahkan anginpun mesrah mengibarkan panji yang gagah diatas tiangnya.

Betapa indahnya.

Betapa bahagianya.

Betapa syahdunya.

Betapa bahagianya bisa bergembira tanpa 1000 topeng menutup jati diri. Aku sang pemimpi ingin kembali membangun kastilku nan megah. Meski……kusadar dindingnya hanyalah bulir-bulir tanah sang rayap.

(pondok malino jaya. 3 februari 2008).09:26 am

Tidak ada komentar: