Kembali kugoreskan hitam sebagai penoda di atas putih ini.
Angin tahu!
Kesepianpun tahu!
Kalau diriku kembali berkabung.
Keresahan itu kembali menyeruak.membirukan jiwaku yang memang selalu merana.
Untai demi untai kata hanya terangkai menjadi kalimat MATI.
Seperti harapanku yang kini menanti…………………
Menanti malaikat kematian menyempurnakan deritaku!!!!
Disini, aku kembali berkarat!!!
(Pondok Malino Jaya. 19 Januari 2008. 08:15)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar