Kucoba kutilik rasa ketika tersenyum meski mulanya harus kupaksakan.
Kutimbang,….
Kubandingkan,…….
Kusandingkan,……
Ketika marah,ketika aku kesal, ketika aku benci.
Diakhir perenunganku, aku mulai tahu.
Ternyata benar kelegaan itu amat terasa ketika senyum tersungging dibibir.
Dan sesak itu terasa menjanggal ketika jiwa kita kerdil
(pondok malino jaya.11 april 2008) 06.30 pm

Tidak ada komentar:
Posting Komentar