Selasa, 01 April 2008

Jerit hati sang peri

Andai diriku berjejak di negeri matahari terbit, pastilah sakura menjadi mahkotaku.

Andai diriku terlahir di negeri kincir angin, pastilah tulip menjadi penghiasku

Andai diriku terlahir dirimba kalimantang, pastilah raflessia menjadi penganggahku.

Namun aku disini

Dinegeri bawakaraeng

Sudah pasti edelweiss menjadi symbol cintaku.

Kering memang

Tiada ceria noda, bahkan tiada wangi.

Namun bunga keabadian menjadi penamaku

(nirwana oretcabora jafar)

Tidak ada komentar: